Kabar Komunitas

Kunjungi 172 Petambak di Sulsel, JALA Kenalkan Aplikasi Pencatatan Budidaya JALA App

Vanessa
Vanessa
7 Agustus 2023
Cover - JALA @Sulawesi.jpg

Pada tanggal 2-6 Juli 2023 lalu, JALA berkunjung ke Sulawesi Selatan untuk bercengkrama dengan petambak yang berbudidaya di kabupaten Pangkep dan Barru. Tujuan dari kunjungan ini adalah memperkenalkan JALA sebagai solusi end-to-end ke petambak yang #HadirMembantu untuk mendorong mereka untuk melakukan download dan registrasi di JALA App.

Sulawesi Selatan sendiri menjadi salah satu wilayah produsen udang di Indonesia, dengan catatan produksi sebesar 49.902 ton pada tahun 2020. Pada tahun 2022, usaha perikanan budidaya berkontribusi 90,69% terhadap produksi perikanan Sulsel dengan nilai produksi sebesar 59,78 persen. Menurut data PPID Sulsel, produksi udang vaname di Pangkep pada tahun yang sama adalah sebesar 2.025 ton, dan di Barru 4.601 ton.

JALA @Barru.jpg Selama kunjungan ini, JALA berkesempatan bertemu dengan 123 petambak di Pangkep dan 49 petambak di Barru. Para petambak tersebut masih berbudidaya dengan cara yang sangat tradisional, dengan penggunaan alat yang masih tradisional, lokasi kolam yang saling berdekatan, dan padat tebar 50-100 ekor/m². Selain itu, pakan yang diberikan juga masih berasal dari alam dan hanya diberikan dalam 20 hari terakhir. Pemberian perlakuan juga masih sangat jarang dilakukan. Setelah siklus budidaya berakhir, petambak jarang yang memberlakukan masa jeda sebelum melanjutkan ke siklus selanjutnya.

JALA @Pangkep.jpg Pada kesempatan ini, Pak Saenong selaku Sekretaris Shrimp Club Indonesia (SCI) Sulawesi, membagikan materi tentang metode penggelondongan serta pentingnya menjaga kualitas air. Ia juga melakukan sosialisasi pilot project penggelondongan atau metode two-step cultivation kepada para petambak. Dalam metode two-step cultivation ini, area kolam dibagi menjadi kolam nursery dan pembesaran. Adanya dua tahap ini membantu pertumbuhan larva udang menjadi benur yang siap untuk dibudidayakan di kolam nursery untuk mengurangi tingkat stresnya, lalu kemudian dipindahkan ke kolam pembesaran. Di kolam nursery juga dilakukan instalasi pompa untuk meningkatkan DO pada siang dan sore hari.

Baca juga: Potensi Sistem Two Step Meningkatkan Produktivitas

Dengan kondisi budidaya yang masih sangat tradisional, para petambak sangat senang dan antusias menyambut kedatangan tim JALA serta melakukan pengunduhan dan registrasi ke JALA App, karena sebelumnya belum mengenal aplikasi pencatatan data budidaya.

JALA berharap kunjungan dan edukasi yang diberikan dapat membantu petambak meningkatkan budidaya mereka ke tingkat tradisional plus, serta dapat menjadi awal dari dibangunnya kebiasaan berbudidaya yang lebih baik khususnya dalam mencatat data secara rutin untuk semakin memahami kondisi budidaya agar semakin produktif berkelanjutan.

Bagikan artikel ini
Ikuti Berita Terbaru JALA

Dapatkan pemberitahuan tips budidaya, update fitur dan layanan, serta aktivitas terkini JALA.