
Industri udang yang terus berkembang membuka semakin banyak peluang kerja bagi tenaga kerja dengan berbagai latar belakang dan keahlian. Tak heran jika lowongan kerja perikanan kini tidak hanya ditujukan bagi mereka yang bekerja di bidang perikanan secara umum, tetapi juga mencakup lowongan kerja tambak udang dengan beragam posisi. Mulai dari teknisi, admin, mekanik, hingga feeder, setiap posisi memiliki peran penting dalam mendukung operasional tambak. Untuk menjalankan tugasnya dengan baik, mereka juga membutuhkan keahlian untuk budi daya udang serta kemampuan teknis dan non-teknis yang sesuai dengan tanggung jawabnya.
Personel di Tambak Udang
Operasional tambak udang melibatkan berbagai pekerjaan yang saling berkaitan, mulai dari pengelolaan teknis budi daya, pemberian pakan, pemeliharaan peralatan, hingga administrasi. Oleh karena itu, kebutuhan tenaga kerja di tambak pun cukup beragam.
Berikut beberapa posisi yang umum ditemukan di tambak udang:
1. Teknisi tambak
Teknisi tambak bertugas memastikan seluruh kegiatan teknis budi daya berjalan dengan baik, mulai dari persiapan tambak hingga akhir siklus. Tugas teknisi antara lain menyusun Standard Operating Procedure (SOP), merencanakan program pakan, menentukan strategi pencegahan penyakit, mengontrol parameter kualitas air, hingga melakukan evaluasi budi daya secara berkala. Teknisi juga bertanggung jawab mengoordinasikan tim di lapangan dan membuat laporan budi daya untuk disampaikan kepada pemilik tambak.
Karena memiliki tanggung jawab yang cukup besar, teknisi membutuhkan berbagai keahlian untuk budi daya udang, seperti pengetahuan manajemen kualitas air, pakan, kesehatan udang, serta kemampuan menganalisis hasil pemeriksaan laboratorium. Selain hard skill, teknisi juga perlu memiliki soft skill seperti kemampuan komunikasi, kepemimpinan, pemecahan masalah, dan manajemen tim.





