Tips Budidaya

Pentingnya Penjemuran Kolam dan Fasilitas Budidaya Udang

Kalyca Krisandini
Kalyca Krisandini
26 Oktober 2023
Bagikan artikel
the-importance-of-drying-pond-and-cultivation-facilities.jpg

Saat akan menjalankan budidaya udang dari 0 ataupun memasuki pergantian siklus, tentu petambak tidak langsung memulai begitu saja. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan petambak, termasuk persiapan kolam. Persiapan kolam meliputi beberapa langkah penting, salah satunya penjemuran kolam dan fasilitas budidaya.

Penjemuran kolam dan fasilitas budidaya

Penjemuran kolam dilakukan pada tahap persiapan awal dan antarsiklus budidaya. Tahap ini merupakan tahap pertama dalam persiapan budidaya. Tujuan proses ini adalah untuk memutus siklus patogen penyebab penyakit, menetralisir kondisi kolam, dan memudahkan treatment.

Baca juga: Persiapan Antar Siklus Budidaya 

Penjemuran merupakan metode yang paling murah dan efektif untuk menghilangkan hama dan penyakit yang masih tertinggal di kolam. Mikroorganisme patogen dan bahan kimia berbahaya juga akan mati karena terpapar cahaya matahari secara terus menerus.

Penjemuran kolam dilakukan dengan cara mengosongkan kolam kemudian mengeringkannya di bawah sinar matahari. Penjemuran dilakukan hingga tanah di dasar kolam kering dan retak-retak atau cukup kuat untuk menahan beban di atasnya. Umumnya proses ini memakan waktu hingga 7 hari, tetapi tetap tergantung pada cuaca dan jenis tanah.

Untuk mengukur apakah tanah sudah cukup kering dan kolam siap dilanjutkan ke tahap berikutnya, injak permukaan tanah dan cek kedalaman jejak kaki. Jika kedalaman jejak kaki tidak lebih dalam dari 5cm, kolam siap dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Metode di atas dilakukan untuk kolam dengan sistem pengelolaan tradisional. Untuk sistem intensif, rata-rata petambak biasanya menggunakan kolam beton atau plastik. Plastik yang biasa digunakan adalah plastik HDPE, tarpaulin, atau mulsa. Penggunaan plastik di kolam bertujuan untuk membatasi interaksi langsung antara air dan tanah karena interaksi tersebut dapat memicu reaksi anoksik yang berbahaya bagi udang.

Baca juga: Tambak Dilapisi Plastik Lebih Produktif

Sementara itu, kolam beton memiliki kelebihan yang hampir sama dengan kolam plastik. Meskipun biayanya sangat tinggi, proses persiapan kolam beton tidak membutuhkan waktu lama. Kolam beton juga kuat menampung massa air dalam jumlah besar dan pengelolaannya cenderung lebih mudah.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan proses pengeringan dan penjemuran kolam plastik atau beton, antara lain:

  1. Jika kolam memiliki pintu air pembuangan, buka pintu air tersebut untuk membuang air
  2. Jika kolam tidak memiliki pintu air, lakukan pengeringan menggunakan pompa
  3. Pastikan kotoran yang ada di kolam ikut larut saat membuang air
  4. Jika masih ada sisa kotoran, lakukan penyemprotan air pada bagian yang masih terdapat kotoran agar kolam benar-benar bersih
  5. Setelah tidak ada sisa air dan kotoran, tutup kembali pintu air
  6. Mulai jemur dan keringkan kolam di bawah sinar matahari

Tidak hanya kolam, fasilitas budidaya yang masuk ke kolam seperti kincir dan anco juga perlu dijemur. Seluruh proses budidaya harus dilakukan menggunakan alat dan fasilitas yang steril. Penjemuran fasilitas bertujuan untuk menghindari kontaminasi mikroorganisme dan bahan kimia berbahaya, terutama jika fasilitas digunakan di siklus sebelumnya yang terkena penyakit. 

Merawat kolam dan fasilitas budidaya

Kolam dan fasilitas harus dirawat dengan baik dan hati-hati demi menjaga keberlangsungan budidaya dan memperpanjang masa pakai keduanya. Sebagai bagian dari perawatan kolam, petambak dapat memasang jaring filter untuk mencegah organisme dari luar masuk ke tambak. Organisme dari luar tambak berisiko membawa penyakit atau bahkan menjadi predator udang.

Sementara itu, perawatan fasilitas budidaya dapat dilakukan dengan cara sterilisasi setiap fasilitas yang akan digunakan. Fasilitas dan alat yang steril akan mencegah kontaminasi pada kolam. Selain sterilisasi, cek seluruh fasilitas sebelum digunakan untuk memastikan tidak ada kebocoran atau kerusakan.

Referensi

10 Tips Dasar Budidaya Udang | The Fish Site 

Persiapan Antar Siklus Budidaya | Kabar Udang

Pond Preparation | FAO 

Suharyadi, dkk. (2019). Modul Menyiapkan Wadah dan Media Pemeliharaan. Jakarta; Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan, Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Artikel Terkait
Semua artikel
Apa yang Memengaruhi SR Udang Vaname? Cari Tahu di Sini!
Apa yang Memengaruhi SR Udang Vaname? Cari Tahu di Sini!
22 Mei 2024 4 menit baca
Apa Itu Padat Tebar Udang Vaname Serta Cara Mengukurnya
Apa Itu Padat Tebar Udang Vaname Serta Cara Mengukurnya
9 Mei 2024 3 menit baca
Apa itu Klekap, Perannya di Dalam Tambak, dan Cara Mengatasinya
Apa itu Klekap, Perannya di Dalam Tambak, dan Cara Mengatasinya
7 Mei 2024 3 menit baca
Vibrio: Penyebab Penyakit Udang dan Cara Mencegahnya
Vibrio: Penyebab Penyakit Udang dan Cara Mencegahnya
29 April 2024 5 menit baca
Ikuti Berita Terbaru JALA

Dapatkan pemberitahuan tips budidaya, update fitur dan layanan, serta aktivitas terkini JALA.