Tips Budidaya

Mineral untuk Udang Vaname: Manfaat dan Tips Pemberiannya

Vanessa
Vanessa
26 Oktober 2023
Cover - Mineral untuk Tambak Udang.webp

Mineral merupakan bahan anorganik yang penting bagi pertumbuhan udang vaname. Peranan mineral untuk udang vaname sangat vital dalam berbagai proses fisiologis, sehingga kecukupannya di tambak perlu diperhatikan oleh petambak.

Selama pertumbuhannya, udang menyerap mineral dari pakan maupun lingkungan perairan. Mineral yang dimaksud termasuk kalsium, magnesium, natrium, kalium, zat besi, dan tembaga.

Di antara berbagai mineral yang diperlukan udang, kalsium (Ca), magnesium (Mg), natrium (Na), dan kalium (K) adalah beberapa unsur mineral yang dianggap sangat penting bagi udang. Simak pentingnya mineral untuk udang vaname dan cara mencukupi kebutuhannya di budidaya Anda!

Mengapa Mineral Penting untuk Udang Vaname?

Importance minerals for vannamei shrimp Mineral berfungsi untuk menjaga metabolisme udang, membantu pembentukan karapas, hingga menjaga keseimbangan asam basa dan tekanan osmotik. Rincian manfaat mineral untuk udang vaname di antaranya:

  1. Sebagai komponen penyusun struktur kulit
  2. Untuk mendorong pembentukan kulit baru
  3. Mengaktifkan metabolisme dan sistem imun
  4. Mengendalikan keseimbangan osmotik
  5. Mengaktifkan berbagai enzim

Dampak Kekurangan Mineral untuk Udang Vaname

Mineral dapat ditemukan secara cukup lengkap dalam air laut. Namun, di kolam tambak, kandungan mineral dapat berkurang karena terserap oleh permukaan tanah, asimilasi ke tubuh udang, serta pergantian air.

Kurangnya mineral mempengaruhi metabolisme udang hingga keseimbangan fitoplankton, yang berpengaruh pada seluruh ekosistem tambak. Alhasil, udang dapat rentan mengalami stres yang ditandai dengan tekstur kulit yang lembek atau bahkan mati.

Maka, penting bagi petambak untuk mengevaluasi konsentrasi mineral di air kolam dari waktu ke waktu dan memberi perlakuan yang sesuai jika terjadi kekurangan.

Contoh Mineral untuk Udang Vaname

Ada berbagai mineral yang dibutuhkan oleh udang vaname. Simak contoh dari beberapa mineral penting bagi udang!

1. Kalsium

Kalsium (Ca) merupakan salah satu mineral yang berperan penting dalam proses pengerasan kulit udang pasca molting. Semakin cepat pembentukan karapas, maka risiko munculnya sifat kanibalisme pada udang dapat ditekan, sehingga meningkatkan survival rate (SR). Udang juga akan mudah aktif kembali dalam mencari makan pasca molting.

Selain itu, kalsium juga dapat meminimalisir kenaikan pH yang dapat terjadi saat laju fotosintesis tinggi, agar pH air tetap terjaga.

2. Magnesium

Magnesium (Mg) memiliki peran yang mirip dengan kalsium untuk udang, yaitu dalam pembentukan karapas pasca molting. Selain itu, magnesium juga memegang kunci untuk berbagai proses metabolik, di antaranya aktivasi enzim, sintesis protein, dan produksi energi.

Magnesium juga membantu regulasi pH dan menjaga keseimbangan osmotik dalam sel udang.

3. Natrium

Mineral berikutnya yang penting untuk udang vaname adalah Natrium (Na), yang juga merupakan unsur yang membentuk garam. Natrium penting untuk regulasi osmotik internal pada udang.

Selain itu, natrium juga membantu penyerapan karbohidrat. Ketidakcukupan natrium dapat menyebabkan stres karena udang sulit meregulasi lingkungan internalnya.

4. Kalium

Jumlah mineral kalium (K) yang cukup juga penting untuk pertumbuhan udang. Selain membantu dalam proses osmoregulasi seperti natrium, kalium juga mendukung proses pembelahan sel dan menunjang perkembangan jaringan dan bagian tubuh yang normal. Kalium membantu perkembangan otot sehingga udang dapat tumbuh sehat dan besar.

Bagaimana Cara Memberikan Mineral untuk Udang Vaname?

Mineral dapat diserap oleh udang melalui pakan maupun air tambak. Kebutuhan mineral untuk udang vaname tidak terlalu banyak, yaitu sekitar 2-5% dari total pakan. Namun, perlakuan melalui air lebih disarankan karena lebih efektif dibandingkan dengan strategi modifikasi pakan. Pasalnya, larutnya mineral pada pakan ke dalam air menjadi halangan dalam pendekatan melalui pakan.

Perlakuan air guna meningkatkan ketersediaan mineral untuk udang vaname dapat mulai dilakukan pada pertengahan budidaya atau DoC 30-60. Adapun perlakuan yang dapat dilakukan di antaranya adalah memberikan kapur sebagai berikut:

1. Kaptan (CaCO₃)

CaCO₃, kalsium karbonat, atau kaptan dapat diberikan untuk meningkatkan pH, kesadahan, dan alkalinitas. Kapur ini terdiri dari kalsium yang dapat mengikat ion H di air sehingga efektif meningkatkan pH sekaligus menstabilkannya.

2. Dolomit (CaMg(CO₃)₂)

Dolomit adalah kapur dengan kandungan kalsium dan magnesium yang tinggi. Pemberian dolomit secara rutin setiap 4-7 hari dengan dosis 1-2 ppm dapat mendukung pertumbuhan plankton sehingga menjaga stabilitas air tambak.

3. Kapur tohor (CaO)

Kapur tohor atau CaO telah banyak digunakan untuk memperbaiki pH, menyuplai mineral yang berguna untuk udang, dan mendukung proses molting. Namun, karena efeknya yang cukup ekstrim terhadap pH, dosisnya harus diperhatikan agar tidak menimbulkan efek negatif pada udang.

Kesimpulan

Mineral adalah unsur penting untuk pertumbuhan udang vaname, khususnya untuk pembentukan karapas dan proses osmoregulasi. Namun, pastikan untuk memberikan perlakuan mineral hanya setelah mengetahui kondisi terkini tambak dengan memantau kesadahan air serta frekuensi molting. Dosis yang diberikan juga harus disesuaikan dengan volume total air tambak agar tidak menimbulkan efek negatif pada udang.

Di saat yang sama, petambak juga perlu memastikan bahwa pakan yang diberikan pada udang mengandung mineral yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yang sehat. Pakan harus memiliki profil nutrisi yang seimbang. Selain itu, menerapkan manajemen lingkungan yang baik dan mengacu pada biosecurity juga membantu menjaga ketersediaan mineral di tambak.

Menyediakan air dengan kualitas yang baik, mengolah limbah dengan benar sebelum dibuang, dan meregulasi salinitas dapat membantu menjaga kualitas air dan ketersediaan mineral agar budidaya menjadi semakin produktif berkelanjutan.

Untuk selalu memantau kondisi budidaya dengan akurat, khususnya dari segi kualitas air, gunakan alat ukur JALA Baruno. Dengan Baruno, Anda dapat memantau 5 parameter sekaligus yaitu suhu, pH, DO, salinitas, dan ORP untuk mengambil langkah yang tepat dan menjaga agar kondisi tambak selalu ideal untuk pertumbuhan udang. Kunjungi halaman Baruno sekarang untuk mendapatkan penawaran terbaik!

Bagikan artikel ini
Ikuti Berita Terbaru JALA

Dapatkan pemberitahuan tips budidaya, update fitur dan layanan, serta aktivitas terkini JALA.