Tips Budidaya

Manual atau Autofeeder: Mana yang Lebih Efisien untuk Tambak Udang?

Wildan Gayuh Zulfikar
Wildan Gayuh Zulfikar
13 Januari 2026
Bagikan artikel
Cover - Manajemen Pakan.webp

Pakan merupakan komponen biaya terbesar dalam budi daya udang. Karena itu, cara pemberian pakan tidak bisa dianggap sepele. Teknik yang kurang tepat dapat menyebabkan pakan terbuang, kualitas air menurun, dan pertumbuhan udang tidak optimal. Dua metode yang paling umum digunakan di tambak adalah pemberian pakan manual dan menggunakan autofeeder.

Lalu, mana yang lebih baik? Selengkapnya dibahas dalam artikel berikut!

Daftar Isi
Artikel Terkait

Pemberian Pakan Secara Manual

Pemberian pakan manual masih banyak diterapkan, terutama di tambak dengan skala kecil hingga menengah. Namun, teknik ini perlu dilakukan dengan cara yang benar agar pakan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh udang.

Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam pemberian pakan manual antara lain:

  • Kincir dimatikan 15 menit sebelum pakan ditebar, agar pakan tidak langsung terbawa arus air tanpa sempat dimakan udang.
  • Nyalakan kembali kincir 1 jam kemudian.
  • Pakan yang berbentuk tepung (crumble) harus dibasahi dulu agar tidak terbang saat terkena hembusan angin.
Login untuk Baca Artikel Selengkapnya
Gunakan akun Jala Anda untuk membaca artikel ini. Jika Anda belum memiliki akun, silakan daftar di Jala App.
Ikuti Berita Terbaru JALA

Dapatkan pemberitahuan tips budidaya, update fitur dan layanan, serta aktivitas terkini JALA.