
Kualitas pakan memegang peranan penting dalam keberhasilan budi daya udang. Pakan yang berkualitas membantu mendukung pertumbuhan udang secara optimal, meningkatkan efisiensi pakan, dan menjaga kualitas air tambak tetap stabil. Sebaliknya, kualitas pakan yang buruk dapat menurunkan performa pertumbuhan, meningkatkan limbah organik, dan berdampak pada kenaikan biaya produksi.
Kriteria Pakan Berkualitas
Pakan udang yang berkualitas memiliki beberapa karakteristik utama, antara lain:
- Ukuran pelet seragam untuk memastikan konsumsi yang merata.
- Tidak berdebu dan mampu mengapung dengan baik.
- Bebas dari jamur dan tidak berbau apek.
- Kondisi pakan kering dengan kadar air maksimal 10%.
Selain karakter fisik, kualitas pakan juga ditentukan oleh performanya di dalam air, meliputi:
- Stabilitas dalam air selama kurang lebih 2-3 jam agar pakan tidak cepat larut dan menjadi limbah.
- Stabilitas yang seimbang, tidak terlalu rendah sehingga mudah hancur, dan tidak terlalu tinggi agar tetap mudah dicerna oleh udang.
- Daya rangsang yang baik, sehingga pakan mudah ditemukan dan dikonsumsi oleh udang.
Menjaga kualitas pakan juga berarti menjaga nilai nutrisi di dalamnya, hal itu sangat dipengaruhi oleh cara penyimpanan. Pakan harus disimpan dalam kondisi yang terlindung dari panas dan sinar matahari langsung, tidak lembap atau berair, terhindar dari kontaminasi bakteri, jamur, serangga, maupun tikus. Idealnya pakan disimpan di ruangan yang sejuk dan ventilasi yang baik dengan suhu penyimpanan yang dianjurkan pada kisaran 20-30°C.





