Industri Udang

Potensi Pasar Udang Vaname di Indonesia [2024]

Kalyca Krisandini
Kalyca Krisandini
4 April 2024
Bagikan artikel
Cover - Potensi Pasar Udang Indonesia.webp

Selama ini, potensi budidaya udang vaname dapat dikatakan menjanjikan. Dilihat dari sisi ekspor, komoditas satu ini berkontribusi sebesar 40% untuk sektor perikanan Indonesia dan berhasil meningkatkan nilai ekspornya hingga USD 3,28 miliar pada Agustus 2020.

Karena besarnya potensi tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) cukup percaya diri dengan menetapkan target produksi udang nasional hingga 250% per tahun 2024. KKP juga menyusun beberapa strategi untuk mencapai target ini, salah satunya melalui revitalisasi tambak udang tradisional.

Namun, menurut data Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) performa ekspor udang Indonesia di tahun 2023 menjadi yang paling rendah selama tiga tahun terakhir. Beberapa penyebabnya adalah persaingan yang ketat dengan negara produsen udang lain seperti Ekuador dan oversupply udang.

Volume Ekspor Udang Vaname Indonesia 2019-Q3 2023.png

Kondisi tersebut ditambah penurunan harga udang yang beberapa kali terjadi cukup membawa awan gelap bagi industri udang Indonesia di akhir tahun 2023. Lantas, bagaimana dengan potensi pasar udang Indonesia khususnya di tahun 2024? Apa yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisi dan memenuhi pasar udang vaname Indonesia? Simak pembahasannya di bawah ini.

Prospek Budidaya Udang Vaname di Indonesia

potensi pasar udang indonesia Indonesia masih sangat bergantung pada pasar ekspor, bahkan 70% dari total ekspor Indonesia adalah ke pasar Amerika Serikat (AS). Ketika AS melayangkan tuduhan dumping dan countervailing duty ke negara-negara produsen udang pada kuartal 4 tahun 2023, Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak, terutama di level petambak udang.

Ketergantungan terhadap pasar ekspor ini perlu ditanggulangi dengan menggeser strategi ke pasar lokal. Namun, per tahun 2023, pasar udang Indonesia dapat dikatakan masih lemah. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai median konsumsi udang per kapita dari 514 kabupaten/kota di Indonesia masih sebesar 0,43 kg/kapita.

Ketergantungan pada ekspor di saat pasar global cenderung fluktuatif serta rendahnya serapan konsumsi udang di pasar domestik membuat prospek budidaya udang vaname terlihat kurang optimal. Namun, sebenarnya masih ada harapan untuk memperbaiki situasi ini ketika memasuki tahun 2024.

Menghadapi tuduhan dumping dan petisi countervailing duty, Kementerian Perdagangan (Kemendag), KKP, dan AP5I telah mengadakan Rapat Pembahasan Petisi Penyelidikan Anti-Dumping dan Anti-Subsidi. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk menunjukkan bahwa Indonesia berkomitmen untuk memenuhi komoditas udang dengan taat aturan.

Di awal tahun 2024, harga udang di beberapa daerah juga perlahan merangkak naik. Upaya-upaya untuk meningkatkan serapan konsumsi udang domestik pun juga mulai dicanangkan beberapa pelaku industri udang.

Harga Udang di Nusa Tenggara Barat Januari-Maret 2024 Sumber: Fitur Harga Udang JALA App

Harga Udang di Jawa Timur Januari-Maret 2024 Sumber: Fitur Harga Udang JALA App

Kondisi yang berangsur membaik ini harapannya dapat bertahan lama. Dengan demikian, potensi usaha budidaya udang akan kembali tinggi dan menjanjikan. Peluang pasar domestik juga dapat ditingkatkan melalui berbagai inisiatif dan program dari pelaku industri udang.

Apa yang Perlu Dilakukan untuk Memenuhi Pasar Udang Vaname di Indonesia?

Prinsip target pemenuhan pasar dalam negeri adalah penyusunan strategi yang tepat agar pasar dikuasai oleh produk perikanan atau udang lokal, bukan dari impor. Untuk itu, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh petambak. Berikut penjelasan singkatnya:

Melakukan praktik budidaya yang tepat

Salah satu kunci utama untuk memenuhi kebutuhan akan udang adalah produktivitas budidaya. Oleh karena itu, petambak perlu melakukan praktik budidaya yang tepat agar bisa mencapai produktivitas sesuai target.

Praktik budidaya ini perlu diwujudkan di semua tahap budidaya, sejak persiapan hingga panen. Beberapa contoh tindakan yang bisa dilakukan antara lain

  • Memilih benur dengan sertifikat specific pathogen free (SPF) untuk menjamin kesehatan udang sejak dini
  • Menerapkan biosecurity ketat
  • Menjaga kualitas air agar tetap ideal
  • Memberi perlakuan sesuai kondisi kolam dan udang
  • Menerapkan manajemen pakan yang efektif
  • Meminimalisir pencemaran lingkungan akibat limbah tambak

Memastikan kualitas udang terjaga

Selain memastikan produksi udangnya stabil, petambak juga perlu memastikan udang memiliki kualitas yang baik. Sebisa mungkin cegah serangan penyakit pada udang agar kondisinya optimal saat dipanen. Apabila kualitas udang terjaga, konsumen akan merasa puas dan memperbesar potensi pembelian berikutnya.

Manajemen budidaya melalui pencatatan dan pemantauan rutin

Praktik budidaya udang juga perlu dilengkapi dengan manajemen yang tepat, yaitu melalui pencatatan dan pemantauan kondisi udang dan kolam. Petambak sebaiknya melakukan pencatatan setiap parameter budidaya secara rutin, mulai dari kualitas air, pakan, hasil sampling, penyakit, hingga kematian.

Data pencatatan tersebut akan menjadi rangkaian informasi penting. Dari situ, petambak akan lebih mudah menentukan langkah yang tepat untuk budidayanya. Dengan demikian, produksi dan kualitas udang yang dihasilkan nantinya akan lebih optimal.

Kesimpulan

Meskipun pasar udang Indonesia dihadapkan pada tantangan serapan konsumsi domestik yang masih rendah, harapan untuk bangkit lebih kuat di tahun 2024 masih ada. Petambak memiliki kontribusi besar dan dapat melakukan langkah-langkah berikut untuk memenuhi pasar udang vaname di Indonesia:

  • Melakukan praktik budidaya yang tepat
  • Memastikan kualitas udang terjaga
  • Manajemen budidaya melalui pencatatan dan pemantauan secara rutin

Untuk memfasilitasi manajemen budidaya udang, JALA App #HadirMembantu dan memungkinkan Anda untuk

  • Mencatat dan memantau 40+ parameter budidaya
  • Membuat estimasi performa budidaya
  • Mengelola keuangan dan stok di tambak
  • Mengecek harga udang di berbagai daerah
  • Dan masih banyak lagi!

Mari mulai perjalanan budidaya Anda bersama JALA App! Akses melalui web atau download aplikasinya di Google Play Store atau App Store.

Referensi

Begini Strategi Menggenjot Produksi Udang dengan Tetap Berkelanjutan | Mongabay

Artikel Terkait
Semua artikel
Apa itu Benur? Ini Pengertian dan Asal Usulnya!
Apa itu Benur? Ini Pengertian dan Asal Usulnya!
3 April 2024 3 menit baca
Apa itu Hatchery Udang Vaname? Ini Perannya bagi Bisnis Udang!
Apa itu Hatchery Udang Vaname? Ini Perannya bagi Bisnis Udang!
2 April 2024 5 menit baca
Cara Menjadi Supplier Udang: Ini Penjelasan Lengkapnya!
Cara Menjadi Supplier Udang: Ini Penjelasan Lengkapnya!
26 Maret 2024 4 menit baca
Legalitas dan Perizinan: Syarat Wajib Tambak Udang untuk Beroperasi
Legalitas dan Perizinan: Syarat Wajib Tambak Udang untuk Beroperasi
25 Maret 2024 4 menit baca
Ikuti Berita Terbaru JALA

Dapatkan pemberitahuan tips budidaya, update fitur dan layanan, serta aktivitas terkini JALA.