Industri Udang

Tips Mendapatkan Udang Berkualitas bagi Supplier

Venno Akbar
Venno Akbar
28 Mei 2024
Bagikan artikel
Cover - Udang Berkualitas.webp

Dalam industri perikanan, supplier udang seringkali menghadapi sejumlah tantangan yang dapat memengaruhi kualitas dan kelancaran pasokan hingga tiba di meja konsumen. Masalah utama yang sering meruncing adalah pembelian barang panen udang yang tidak memenuhi standar kualitas dari petambak. Simak selengkapnya tentang permasalahan dan solusinya di bawah ini!

Pembelian di Tambak: Menimbang Kualitas di Tengah Air yang Tidak Jernih

Air yang buruk, kekurangan nutrisi, dan penyakit dapat mengakibatkan penurunan kualitas dan produktivitas, merugikan petambak maupun supplier. Dalam upaya untuk mengatasi permasalahan ini, supplier udang dan petambak perlu menjalin kolaborasi yang erat. Dengan upaya bersama, penanganan yang cermat dari panen hingga pengiriman, serta praktik budidaya yang berkelanjutan, udang dapat sampai ke piring konsumen dalam keadaan prima.

Supplier udang yang membeli barang panen yang tidak berkualitas dapat menghadapi masalah yang serius karena memengaruhi bisnis secara keseluruhan. Saat udang dijual di lokasi bongkar, penjualan dapat tidak sesuai target profit sehingga menyebabkan kerugian.

Baca juga: Analisis Keuntungan dan Modal Tambak Udang Vaname (2024)

Jika menemui permasalahan dalam membeli kualitas udang yang tidak berkualitas, supplier dapat melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Komunikasi dengan petambak

Supplier perlu berkomunikasi dengan petambak yang menjadi sumber udang. Diskusikan masalah yang terjadi terhadap udang yang dibeli, penyebabnya, dan bagaimana langkah kedepan agar udang yang dibeli bisa aman.

2. Pengecekan sebelum panen

Supplier perlu melakukan pemeriksaan visual terhadap udang yang akan dibeli, dan pengecekan laboratorium jika perlu. Jika memungkinkan, supplier dapat mengundang ahli dari pabrik untuk berkonsultasi terkait udang yang akan dipanen.

3. Perjanjian kontrak yang jelas

Supplier perlu memastikan kontrak dengan petambak dengan persyaratan yang jelas terkait waktu, sampling, serta standar kualitas yang diharapkan dan konsekuensi jika standar tersebut tidak dipenuhi.

4. Evaluasi dan pembaruan

Pantau kinerja dari pra panen hingga pasca panen dan lakukan evaluasi secara berkala dari proses hingga kualitas udang yang dihasilkan. Berikan feedback yang konstruktif dan pembaruan profil tambak yang sudah dilaksanakan panen agar ke depannya dapat memahami petambak yang cocok untuk diajak bekerja sama.

Kesimpulan

Dalam menyuplai udang, supplier dapat mengalami masalah saat pembelian di tambak. Untuk mengatasinya, supplier perlu membangun komunikasi yang jelas dengan petambak disertai kontrak untuk menjaga kedua belah pihak dari kerugian.

Untuk memastikan rantai pasok yang lancar sejak udang dipanen dari tambak hingga dijual di pasar, JALA #HadirMembantu dengan layanan panen yang cepat, transparan, dan profesional. Ingin panen udang bersama JALA? Kunjungi halaman panen bersama JALA untuk informasi selengkapnya!

Artikel Terkait
Semua artikel
Minimalisir Dampak Budidaya dengan Inovasi Teknologi dan Pengelolaan Lingkungan
Minimalisir Dampak Budidaya dengan Inovasi Teknologi dan Pengelolaan Lingkungan
15 Mei 2024 2 menit baca
Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut dalam Perizinan Tambak Udang
Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut dalam Perizinan Tambak Udang
14 Mei 2024 3 menit baca
JALA (PT JALA Akuakultur Lestari Alamku) Mengklarifikasi Tidak Terlibat dengan HS (Harapan Sejahtera) Group
JALA (PT JALA Akuakultur Lestari Alamku) Mengklarifikasi Tidak Terlibat dengan HS (Harapan Sejahtera) Group
2 Mei 2024 1 menit baca
Potensi Pasar Udang Vaname di Indonesia [2024]
Potensi Pasar Udang Vaname di Indonesia [2024]
4 April 2024 4 menit baca
Ikuti Berita Terbaru JALA

Dapatkan pemberitahuan tips budidaya, update fitur dan layanan, serta aktivitas terkini JALA.