Industri Udang

Pengertian Udang Galah, Ciri-Ciri, dan Habitatnya

Kalyca Krisandini
Kalyca Krisandini
18 Juni 2024
Bagikan artikel
Cover - Udang Galah.webp

Udang galah adalah jenis udang air tawar yang populer dan dapat ditemukan di perairan dangkal. Udang jenis ini merupakan salah satu komoditas unggulan perikanan karena nilai ekonominya yang tinggi.

Nama Latin udang galah adalah Macrobrachium rosenbergii. Sesuai unsur dalam nama Latin-nya tersebut, macro, udang air tawar ini berukuran lebih besar dari jenis udang lainnya. Panjang tubuhnya dapat mencapai 30 cm dengan cita rasa daging yang cenderung manis dan berair.

Bagaimana dengan ciri-ciri, habitat, dan potensi budidaya udang galah? Simak selengkapnya di bawah ini.

udang galah Gambar udang galah

Ciri-Ciri Udang Galah

Udang galah memiliki ciri-ciri fisik yang cukup mencolok, mulai dari cangkang hingga capitnya. Bentuk fisik yang mencolok ini menjadi keunikan khas udang air tawar ini.

Selengkapnya, berikut ciri-ciri udang galah:

  • Berukuran besar
  • Bentuk tubuh memanjang dan melengkung ke atas
  • Memiliki cangkang keras dan berwarna coklat, biru, hijau, atau kuning
  • Memiliki capit yang lebih panjang dibandingkan kakinya
  • Memiliki kepala berbentuk kerucut dengan restrum yang melebar di ujungnya
  • Pada mulutnya, terdapat dua belas gigi serupa gergaji di bagian atas dan sebelas gigi di bagian bawah

Udang galah jantan dan betina memiliki perbedaan pada bagian kepala, capit, dan tubuhnya. Udang galah jantan memiliki tubuh yang lebih panjang, capit yang lebih besar pada kaki jalan keduanya, dan kepala yang lebih besar pula dibandingkan udang galah betina. Meski demikian, bagian perut udang galah jantan umumnya lebih ramping.

Habitat Udang Galah

Habitat udang galah adalah perairan air tawar yang dangkal seperti sungai dan muara pesisir. Mereka banyak ditemukan di wilayah tropis dan subtropis, yaitu di Asia Tenggara, India, Sri Lanka, China, dan Australia bagian utara. Di Indonesia, udang galah juga banyak dibudidayakan di tambak air tawar.

Budidaya Udang Galah

Meskipun banyak hidup di sungai dan muara pesisir, udang galah juga dapat dibudidayakan di tambak air tawar. Budidaya udang galah banyak diminati karena memiliki potensi harga jual yang menguntungkan.

Budidaya udang galah akan lebih optimal jika dilakukan di dataran rendah dengan ketinggian ±400 mdpl. Pembudidaya dapat menggunakan media kolam terpal maupun kolam beton. Kolam tersebut harus memiliki sirkulasi oksigen yang baik sehingga sebaiknya dibuat memanjang. Pembudidaya juga disarankan menyediakan filter air agar kualitas air kolam optimal untuk pertumbuhan udang.

Namun, meski terdengar mudah dan menguntungkan, pertumbuhan budidaya udang galah cukup lambat. Untuk mencapai ukuran dengan nilai ekonomi tinggi, pembudidaya membutuhkan waktu sekitar 180 hari. Durasi ini lebih panjang dibandingkan budidaya jenis udang lainnya, yaitu udang vaname.

Perbedaan Udang Galah dan Vaname

Walaupun sama-sama udang tambak, udang galah dan udang vaname memiliki beberapa perbedaan yang signifikan. Aspek perbedaan tersebut terletak pada air tempat pertumbuhan, ciri-ciri fisik, dan durasi budidayanya.

Jenis air

Udang galah adalah jenis udang yang hidup di air tawar, sedangkan udang vaname adalah jenis udang air payau.

Ciri-ciri fisik

Ukuran tubuh udang galah lebih besar, dengan capit yang lebih panjang dibandingkan kakinya. Sementara itu, ukuran tubuh udang vaname lebih kecil dengan kaki-kaki putih kecil.

Warna tubuh udang galah pun bermacam-macam, contohnya biru, hijau, coklat, atau kuning, sedangkan udang vaname hanya abu-abu transparan.

Durasi budidaya

Untuk mencapai nilai ekonomi yang tinggi, udang galah dibudidayakan hingga ±180 hari atau sekitar 6 bulan. Sementara itu, udang vaname dapat mencapai nilai ekonomi tinggi setelah dibudidayakan hingga ±120 hari atau sekitar 4 bulan.

Kesimpulan

Udang galah adalah jenis udang air tawar dengan ukuran tubuh yang besar. Jenis udang ini memiliki ciri-ciri fisik yang mencolok, antara lain:

  • Bentuk tubuh memanjang dan melengkung ke atas
  • Memiliki cangkang keras dan berwarna coklat, biru, hijau, atau kuning
  • Memiliki capit yang lebih panjang dibandingkan kakinya
  • Memiliki kepala berbentuk kerucut dengan restrum yang melebar di ujungnya
  • Pada mulutnya, terdapat dua belas gigi serupa gergaji di bagian atas dan sebelas gigi di bagian bawah

Jenis udang ini hidup di perairan dangkal, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk dibudidayakan di tambak seperti udang vaname.

Apabila Anda ingin memulai budidaya udang di tambak, Anda dapat menggunakan aplikasi manajemen tambak udang JALA App. Aplikasi ini #HadirMembantu Anda dalam mencatat, memantau, dan memahami kondisi budidaya secara mendalam dan praktis.

Mari mulai berbudidaya dengan lebih optimal! Daftarkan diri Anda melalui app.jala.tech dan unduh versi mobile JALA App di Google Play Store atau App Store.

Artikel Terkait
Semua artikel
Budidaya Udang Berkelanjutan: Teknis, Sistem, dan Bisnis
Budidaya Udang Berkelanjutan: Teknis, Sistem, dan Bisnis
5 Juli 2024 2 menit baca
Mencari Market Ekspor Udang Baru
Mencari Market Ekspor Udang Baru
3 Juli 2024 4 menit baca
Ranking Indonesia di Peta Persaingan Eksportir Udang Dunia
Ranking Indonesia di Peta Persaingan Eksportir Udang Dunia
28 Juni 2024 4 menit baca
Kunjungan Komisi II DPRD Sulawesi Tenggara ke JALA: Memperkuat Potensi Budidaya Udang di Sulawesi Tenggara
Kunjungan Komisi II DPRD Sulawesi Tenggara ke JALA: Memperkuat Potensi Budidaya Udang di Sulawesi Tenggara
25 Juni 2024 2 menit baca
Ikuti Berita Terbaru JALA

Dapatkan pemberitahuan tips budidaya, update fitur dan layanan, serta aktivitas terkini JALA.