Tips Budidaya

Arti di Balik Warna Air Tambak dan Pengaruhnya terhadap Udang

Rizka Sholeha
Rizka Sholeha
26 November 2025
Bagikan artikel
Cover - Visual Check Water Quality.jpg

Budi daya udang berkaitan erat dengan kualitas air tambak yang menjadi media utama pertumbuhan udang. Air yang berkualitas akan membantu udang untuk tumbuh dengan baik agar mencapai target produksi. Kualitas air tambak udang yang menurun akan menimbulkan berbagai masalah, seperti stres hingga penyakit pada udang. Karena itu, petambak perlu melakukan pemantauan kualitas air secara rutin.

Untuk memantau kualitas air, ada berbagai parameter yang perlu diperhatikan, yaitu parameter fisika, kimia, dan biologi. Tapi, banyak petambak masih memilih untuk melakukan pemantauan secara visual dengan melihat warna air tambak karena dianggap cukup mencerminkan kualitasnya. Walaupun pemantauan visual saja tidak cukup dan tidak dapat menyediakan informasi lengkap tentang kualitas air, tapi ada beberapa sinyal yang dapat diketahui petambak melalui pemantauan warna air ini.

Daftar Isi
Artikel Terkait

Pengecekan Kualitas Air Melalui Warna Kolam

Secara visual, parameter yang dapat dipantau adalah warna dan kecerahan. Berikut warna dari air di kolam udang yang umum ditemui dan artinya.

1. Hijau muda

Warna ini disebabkan adanya dominasi fitoplankton kelas Chlorophyceae yang banyak ditemui pada awal budi daya karena akumulasi bahan organik dari sisa pakan masih rendah dan saat itu fitoplankton berada pada masa pertumbuhan. Warna air ini relatif baik dan dapat dipertahankan.

2. Hijau

Umumnya terjadi akibat perubahan warna hijau muda sebagai indikasi meningkatnya fitoplankton Chlorophyceae yang relatif sama dengan yang ditemukan pada warna hijau muda, warna ini juga masih baik dipertahankan.

3. Hijau tua

Banyak ditemui pada periode budi daya DoC 80 ke atas sampai menjelang panen, disebabkan adanya akumulasi pakan (bahan organik) yang mulai tinggi sebagai sumber nutrien bagi pertumbuhan fitoplankton. Semakin lama, fitoplankton yang mendominasi adalah Cyanophyceae yang merugikan udang, sehingga perlu pergantian air.

Login untuk Baca Artikel Selengkapnya
Gunakan akun Jala Anda untuk membaca artikel ini. Jika Anda belum memiliki akun, silakan daftar di Jala App.
Ikuti Berita Terbaru JALA

Dapatkan pemberitahuan tips budidaya, update fitur dan layanan, serta aktivitas terkini JALA.