Tips Budidaya

Monitor Keuangan Tambak, Jangan Sampai Boncos!

Wildan Gayuh Zulfikar
Wildan Gayuh Zulfikar
16 November 2022
Header.png

Menjalankan bisnis tentunya berorientasi pada keuntungan. Bisnis tambak udang menawarkan keuntungan tinggi, sebanding dengan biaya operasional dan juga risiko yang juga tinggi.

Sebelum memulai budidaya Anda harus menetapkan pengeluaran untuk kebutuhan budidaya, mulai dari kebutuhan primer, sekunder, tersier, dan seterusnya. Anggaran tersebut akan menjadi pedoman jumlah minimal yang harus disiapkan. Selain itu, Anda juga menyiapkan dana darurat dan asuransi jika perlu.

Saat mengoperasikan bisnis tambak udang, selain harus menguasai atau memiliki rekan bisnis yang menguasai teknis budidaya, Anda juga harus memahami manajemen keuangan. Salah satu kuncinya yaitu pencatatan keuangan. >Baca juga: Bisnis Tambak Udang Sebuah Investasi

Mencatat keuangan adalah rutinitas penting, termasuk dalam budidaya udang. Catatan mempermudah Anda dalam melakukan pembukuan, memantau arus kas, evaluasi siklus budidaya, dan perencanaan siklus budidaya berikutnya.

Penting! Catat apapun jenis transaksinya

Seluruh jenis dan nominal transaksi itu penting. Pemasukan dan pengeluaran yang berkaitan dengan tambak udang dicatat untuk dibukukan sebagai komponen dari operasional bisnis. Tidak ada pengeluaran yang sepele.

Jadikan pembukuan sebagai kontrol

Rancangan anggaran belanja (RAB) dijadikan pedoman, kemudian kontrol realisasinya untuk menentukan jenis pengeluaran yang merupakan kebutuhan atau insidental. Kontrol juga dilakukan dengan melihat pengeluaran dan pemasukan terbesar, kondisi laba-rugi, dan kategori produk dengan ongkos tertinggi. Kemudian, bandingkan dengan pantau saldo, hutang, dan piutang terkini untuk menjaga keseimbangan kondisi keuangan tambak.

Manajemen Keuangan Tambak di JALA App

Mencatat dan memantau keuangan tambak udang dapat diakomodasi oleh JALA App melalui fitur Keuangan. Mengapa fitur keuangan JALA App?

  1. Pembukuan keuangan didesain khusus bisnis tambak udang
  2. Mencatat seluruh jenis transaksi (pengeluaran dan pemasukan) per kategori
  3. Memisahkan pengeluaran menjadi 3 kategori: operasional (berkaitan dengan pengeluaran operasional budidaya), inventori (berkaitan dengan persediaan budidaya seperti stok pakan, bahan kimia, probiotik, dan lain sebagainya), dan benur (khusus yang berkaitan dengan pembelian benur)
  4. Memisahkan pemasukan menjadi 3 kategori: panen, modal, dan penjualan inventori
  5. Mengontrol utang dan piutang agar dapat menyelesaikan pembayaran sesuai waktu jatuh tempo yang ditetapkan
  6. Ambil keputusan yang tepat agar tetap bijak sesuai rencana anggaran yang ditetapkan sebelumnya

Pencatatan transaksi keuangan kebutuhan tambak telah mengacu pada standar akuntansi. Catat keuangan sesuai standar akuntansi

Tambah produk yang belum ada di daftar, catat apapun bisa! Catat apapun bisa! Pencatatan pengeluaran di JALA App mengakomodir berbagai jenis pengeluaran (operasional, inventori, dan benur). Jangan khawatir dengan nama merek atau produk jika belum ada di JALA. Anda tetap dapat melakukan input merek atau produk buatan sendiri agar semua tetap dapat tercatat!

Monitor lewat menu ringkasan dan laporan keuangan

Pantau kondisi terkini melalui ringkasan keuangan tambak, termasuk di antaranya saldo hari ini, kondisi laba/rugi, utang/piutang jatuh tempo, dan proporsi pengeluaran atau pemasukan.

Pantau ringkasan keuangan tambak Lebih detail ke menu pengeluaran dan pemasukan. Dalam memantau transaksi, Anda dapat menerapkan filter transaksi. Filter akan sangat berguna terutama jika tambak memiliki jumlah kolam yang banyak, dan setiap pengeluaran ditujukan spesifik untuk operasional masing-masing kolam. Filter juga dapat digunakan untuk menyaring sumber dana yang digunakan, yaitu dari kas, rekening bank, atau giro.

Laporan keuangan tambak udang Monitor dan evaluasi berkala keuangan budidaya juga dapat dilakukan melalui laporan keuangan yang dapat dilihat selama budidaya masih berlangsung atau saat budidaya telah usai melalui web atau unduh laporan. Laporan keuangan dibagi menjadi laporan neraca, arus kas, dan laba rugi. Pilih bulan dan tahun untuk menyaring keuangan berdasarkan waktu tertentu.

Fitur Keuangan JALA App: Asisten Keuangan Bisnis Tambak Udangmu

Sebagai alat utama pencatatan keuangan tambak Anda, seluruh hasil pencatatan di JALA App juga dapat diunduh. Dokumen yang dapat diunduh yaitu sejumlah transaksi dalam format excel, misalnya jika dibutuhkan untuk keperluan lainnya.

Foto nota hilang? Atau justru nota asli hilang? Tidak masalah, foto nota yang sudah diunggah ke JALA App dapat Anda unduh kembali.

Pentingnya transparansi dalam manajemen keuangan Histori transaksi keuangan Seluruh pencatatan di JALA App juga telah mengakomodir transparansi. Anda sebagai pemilik tambak dapat melihat rekam jejak pencatatan atau perubahan data keuangan. Melalui fitur histori setiap input keuangan terlihat siapa yang membuat, termasuk untuk melacak siapa yang mengubah data terakhir jika terjadi kejanggalan data.

Data terintegrasi Integrasi data di JALA App Fitur Keuangan JALA App telah terintegrasi dengan fitur stok dan pencatatan budidaya. Setiap kali terdapat pencatatan pembelian kebutuhan budidaya, stok akan terupdate. Sebaliknya jika terdapat pencatatan penggunaan kebutuhan budidaya seperti pakan, bahan kimia, probiotik akan dihitung nilainya secara keuangan.

Terstandarisasi akuntansi (PSAK) Ingat, semua jenis pencatatan dan laporan yang dihasilkan melalui sistem pencatatan JALA App sudah mengacu pada standar akuntansi, ya. Semudah itu, sekeren itu! Upgrade sekarang ke Siklus Pro!

Bagikan artikel ini
Ikuti Berita Terbaru JALA

Dapatkan pemberitahuan tips budidaya, update fitur dan layanan, serta aktivitas terkini JALA.